Pengertian Hari Akhir

Hari akhir disebut juga dengan hari kiamat, artinya hari kebangkitan. Pada hari kebangkitan ini semua manusia yang telah meninggal dibangkitkan kembali untuk mempertanggung-jawabkan semua amal perbuatannya selama hidup di dunia.
Pada saat terjadinya hari akhir, semua makhluk yang ada di dunia ini akan musnah, langit hancur, gunung-gunung meletus, lautan meluap, dan bumi memuntahkan segala isinya.
Kiamat dibagi menjadi 2 macam yaitu :
1.    Kiamat sughra adalah kiamat kecil, misalnya terjadinya kematian, terjadinya musibah seperti banjir, gempa bumi, gelombang tsunami, dsb.
— Firman Allah SWT :

Artinya :
“Segala sesuatu itu pasti rusak, kecuali Zat-nya (Allah).”
(QS. Al-Qashas/28 : 88)
— Dalam firman Allah SWT yang lain disebutkan :

Artinya :
“Tiap-tiap yang bernyawa (pasti) akan mengalami mati.”
(QS. Ali Imran : 185)
2.    Kiamat kubra adalah kiamat besar, yaitu saat rusaknya jagad raya dengan segala isinya.
— Firman Allah SWT :
  

Artinya :
“Apabila bumi digoncangkan dengan goncangannya (yang dahsyat) dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandungnya dan manusia bertanya : “Mengapa bumi (jadi begini)?” (QS. Al-Zalzalah : 1-3) Firman Allah SWT :
  

Artinya :
“Apabila bumi digoncangkan dahsyat-dahsyatnya dan gunung-gunung dihancurkan sehancur-hancurnya maka jadilah ia debu yang beterbangan.” (QS. Al-Waqi’ah : 4-6)
   
    Disamping istilah hari akhir ( Al Yaum Al Akhir ), Al Qur’an juga menggunkan istilah atau nama-nama lain, yang masing-masing nama menunjukkan peristiwa, keadaan atau suasana yang akan dialami oleh umat manusia dalam proses menuju kehidupan yang abadi tersebut. Nama-nama itu adalah :
1.    Yaumul Qiyamah / Hari Kiamat (Az Zumar 39:60).
2.    Yaumul Ba’ats / Hari Kebangkitan(Ar Rum 30:56).
3.    Yaumul Hisab / Hari Perhitungan (Al Mukmin 40:67).
4.    Yaumul Din / Hari Pembalasan (Al Fatihah 1:3).
5.    Yaumul Fath / Hari Kemenangan (As Sajadah 32:29).
6.    Yaumul Talaq / Hari Pertemuan(Al Mukmin 40:15-16).
7.    Yaumul Jami’ / Hari Berhimpun (At Taghabun 64:9).
8.    Yaumul Taghabun / Hari ditampakkannya kesalahan-kesalahan ( At Taghabun 64:9 ).
9.    Yaumul Khulud / Hari Kekekalan (Qaf 50:34).
10.    Yaumul Khuruj / Hari Keluar (Qaf 50:42).
11.    Yaumul Hasrah / Hari Penyesalan (Maryam 19:39).
12.    Yaumul Tanad / Hari Panggil Memanggil (Al Mukmin 40:32).
13.    Yaumul Fash / Hari Keputusan (An Naba’ 78:17).
14.    As Sa’ah / Waktu (Al Qamar 34:1).
15.    Al Akhirah / Akhirat ( Al A’la 87:16-17).
16.    Al Azifah / Peristiwa Dekat (An Najm 53:57).
17.    At Tammah / Mala Petaka Besar (An Nazi’at 79:34).
18.    As Sakhah / Tiupan sangkakala yang kedua (Abasa 80:33).
19.     Al Ghassiyah / Kejadian yang Menyelubung (Al Ghassiyah 88:1).
20.    Al Waqi’ah / Peristiwa Dahsyat (Al waqi’ah 56:1).
21.    Dan lain-lain.
B.    Tanda Terjadinya Kiamat
1.    Terbitnya matahari dari arah barat dan terbenam dari arah timur. Hal ini terjadi karena perubahan besar dalam susunan alam semesta.
2.    Keluarnya suatu binatang yang sangat aneh. Binatang ini dapat bercakap-cakap kepada semua orang dan menunjukkan kepada manusia bahwa kiamat sudah sangat dekat.
3.    Datangnya Al-Mahdi. Beliau termasuk keturunan dari Rasulullah SAW. Oleh karena itu, beliau serupa benar akhlak dan budi pekertinya dengan Rasulullah SAW.
4.    Munculnya Dajal. Dajal adalah seorang yang muncul sebagai tanda semakin dekat datangnya kiamat. Dajal bermata buta sebelah dan mengaku sebagai “Tuhan”.
5.    Hilang dan lenyapnya Al-Qur’an dan mushaf, hafalan dalam hati. Bahkan lenyap pulalah yang ada di dalam hati seseorang.
6.    Berkumpulnya manusia, seperti selamatan kelahiran, khitanan, perkawinan, ulang tahun, dll. Akan tetapi tidak pernah sedikit pun dijalankan perintah-perintah-Nya serta dijauhi larangan-Nya.
7.    Turunnya Nabi Isa as. Beliau akan turun ke bumi ini di tengah-tengah merajalela pengaruh Dajal.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar